Faktor Penyebab Tidur Mendengkur

5 Kebiasaan Ini Jadi Faktor Penyebab Tidur Mendengkur

Kebiasaan atau gaya hidup sehari-hari bisa menjadi faktor penyebab tidur mendengkur. Kecapekan beraktivitas sepanjang hari, sering menghirup polusi di jalan, serta kurang minum air bening menjelang tidur. Ini baru sebagian kecil dari gaya hidup rutin yang konsekuensinya adalah dengkuran sepanjang malam.

Umumnya dengkuran itu terjadi ketika oksigen atau udara sulit bergerak bebas melalui hidung dan mulut. Bahkan diperparah bentuk tenggorokan yang menyempit dan kurang elastis seiring pertambahan usia.

Persoalan tidur mendengkur seperti ini jangan sampai terabaikan karena Bahaya dan Resiko Tidur Mendengkur tidak bisa dianggap sepele ,Maka paling tidak yang bisa kita lakukan adalah mengelola gaya hidup harian. Berikut adalah beberapa hal yang merupakan faktor penyebab tidur mendengkur atau sleep apnea.

  1. Merokok dan Alkohol


Kebiasaan merokok dan minum alkohol membuat seseorang mudah mendengkur sewaktu tidur. Efek rokok dan alkohol lima jam sebelum tidur bisa membuat otot tenggorokan lebih rileks dan lemas. Di sisi lain merokok juga menyumbat hidung dan paru-paru. Itulah mengapa terjadi dengkuran selama kita merasa tidur dengan nyenyak.

  1. Masalah Pola Makan

     Di balik suara dengkuran ada risiko diabetes yang menghantui para pendengkur. Makan terlalu banyak karbohidrat serta berlemak tinggi pada malam hari cukup riskan memicu obesitas. Diperparah kurangnya minum 2 liter air bening, dan lebih banyak tergantikan oleh minuman bergula.

       Faktor penyebab tidur mendengkur dari pola makan cenderung membuat dengkuran lebih berat. Dengan program menurunkan berat badan maka Anda bisa mengendalikan getar-getar suara dari bagian leher. Cukup dengan lebih banyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah segar. Terutama sebagai pengganti kalori nasi pada saat makan malam.

  1. Faktor Kurang Olahraga


Berbicara tentang pola makan masih sehubungan dengan persoalan olahraga. Daya tahan tubuh kita bisa meningkat oleh program olahraga yang juga melatih elastisitas otot-otot di saluran napas.

    Menurut suatu penelitian sleep apnea, para pendengkur sebaiknya mencoba metode olahraga mulut yang efektif. Yaitu dengan menarik dan membuang napas secara teratur. Kemudian menekan bagian langit-langit mulut dengan ujung lidah dan tarik lidah hingga ke bagian belakang.

  1. Menghirup Debu

     Polusi debu tidak hanya terhirup saat kita berada di jalanan saja. Sirkulasi udara kamar pada malam hari dapat menyemburkan debu dari pendingin seperti AC dan kipas angin. Bahkan juga seprai di kamar tidur. Pada saat kita terjangkit alergi debu itulah timbul suara-suara berisik dari hidung, mulut, dan tenggorokan.

  1. Posisi Tidur Sepanjang Malam


Sebagian orang terbiasa tidur dengan posisi terlentang. Padahal gaya berbaring inilah yang sering memicu dengkuran keras. Terlebih lagi apabila area dada tertindih oleh beban tangan atau bantal-guling. Nah, posisi tidur lurus tetapi miring ke samping setidaknya akan mencegah suara dengkuran yang terlalu keras  atau anda bisa mencoba    menggunakan Alat Penghilang Dengkur SD Magnetics  Selama Tidur

Berbagai faktor penyebab tidur mendengkur akibat gaya hidup kurang sehat pastinya dapat kita tangani sendiri. Namun apabila dengkuran sudah terlalu ekstrem maka tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *